Tinjuauan Kasus Bipolar pada Pasien RSJD Surakarta

”……aku sudah gak tahan maa…gak kuat, pokoknya aku harus pulang sekarang. Gak ada orang yang mau perduli dan ngertiin aku. Aku mau pulang sekarang….”, itu sekilas percakapan lewat telepon seluler antara ibu dengan anak laki-lakinya yang kuliah di Sekolah Kedinasan yang mencetak lulusan calon-calon pegawai negeri. “S”, adalah  seorang pemuda yang cukup keren dan gagah, yang kebetulan didiagnosa bipolar oleh psikiater yang merawatnya.  Ia merupakan pelajar di salah satu SMA favorit yang cerdas   di kotanya dan cukup berprestasi dibeberapa lomba yang pernah diikutinya. Ia akan sangat bersemangat dan senang mewakili sekolahnya. Namun sayang keunggulannya secara kognitif tidak dibarengi dengan kemampuan dalam menjalin relasi sosial dengan sebayanya dan  dengan lingkungannya. Ia sering merasa tersudutkan, merasa dijauhi dan dibully teman-temannya, justru karena prestasinya tersebut. Bahkan perasaan itu terkadang masih dirasa sampai sekarang….

Baca selengkapnya kisah “S” dengan download pdf di sini.

Mungkin Anda juga menyukai